Solusi Manufaktur Pakaian Yoga dan Olahraga Kustom

  • ia_300000000
  • ia_300000001
  • ia_300000002
  • ia_300000003

Apa pakaian olahraga terbaik untuk wanita?

4 Hal yang Sebaiknya Tidak Anda Kenakan ke Gym

Payudara Anda yang pegal dan paha yang lecet akan berterima kasih kepada Anda.

5

Anda tahu kan ketika orang bilang "berpakaianlah untuk sukses"? Ya, itu bukan hanya soal kantor. Apa yang Anda kenakan ke gym 100 persen memengaruhi performa Anda.

Bra olahraga berusia 10 tahun itu, atau kaos katun yang Anda miliki sejak SMP, sebenarnya dapat membuat olahraga terasa lebih sulit, dan bahkan merusak tubuh Anda.

Berikut adalah beberapa pakaian yang sebaiknya Anda buang dari lemari pakaian olahraga Anda, segera:

1. Pakaian 100% Katun

Memang benar, penelitian menunjukkan bahwa pakaian katun kurang bau dibandingkan kain sintetis, tetapi "katun benar-benar menyerap setiap tetes keringat, yang membuat Anda merasa seperti mengenakan handuk basah," kata Chad Moeller, seorang pelatih pribadi bersertifikat.

https://www.aikasportswear.com/oem-t-shirts/

 

Semakin lembap pakaian, semakin besar kemungkinan bakteri akan berkembang biak—terutama jika Anda memakainya dalam waktu lama, kata Navya Mysore, MD, seorang dokter di One Medical di New York. Dan “jika ada area kulit yang terbuka terpapar pakaian olahraga yang penuh bakteri, hal itu dapat menyebabkan infeksi jamur di tempat tersebut,” jelasnya. Alih-alih katun, pilihlah kain yang menyerap keringat yang dirancang untuk olahraga.

 

2. Bra Biasa atau Bra Olahraga yang Sudah Melar

Demi kesehatan payudara Anda, jangan memakai bra biasa ke gym. Bra olahraga lama yang kendur dengan karet elastis yang melar juga bukan ide yang bagus. “Jika Anda tidak mengenakan bra yang cukup menopang saat berolahraga, bukan hanya guncangan yang perlu Anda khawatirkan,” kata Darria Long Gillespie, MD, asisten profesor klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Tennessee. “Jika Anda memiliki ukuran dada sedang hingga besar, gerakan tersebut dapat menyebabkan nyeri punggung atas dan bahu setelah berolahraga.”

Belum lagi, "hal itu dapat menyebabkan jaringan payudara meregang, merusaknya dan meningkatkan kemungkinan payudara kendur di masa depan," kata Gillespie.

https://www.aikasportswear.com/sports-bra/

 

 

3. Pakaian yang Terlalu Ketat

Pakaian kompresi, yang dirancang untuk memungkinkan pergerakan sambil menekan otot, tidak masalah. Tetapi pakaian yang ukurannya terlalu kecil atau terlalu ketat? Itu justru dapat lebih berbahaya daripada bermanfaat.

TEMUKAN LEGGING YANG SEMPURNA
https://www.aikasportswear.com/legging/
Celana Olahraga Terbaik untuk Setiap Jenis Latihan

“Pakaian tidak boleh terlalu ketat sehingga membatasi gerakan—seperti celana pendek atau legging yang membuat Anda tidak mungkin membungkuk atau melakukan squat penuh, atau kemeja yang menghalangi Anda mengangkat lengan ke atas kepala,” kata Robert Herst, seorang pelatih pribadi bersertifikat dan atlet angkat beban.

“Selain itu, pakaian juga tidak boleh terlalu ketat hingga menghambat sirkulasi darah.” Celana yang terlalu kecil dapat menyebabkan kram kaki, sementara bra olahraga yang ketat justru dapat menghambat pernapasan, kata Mysore. Celana pendek yang ketat dapat menyebabkan lecet pada paha bagian dalam, yang bahkan dapat menyebabkan infeksi.

 

 

4. Pakaian yang Sangat Longgar

“Anda tidak perlu menyembunyikan tubuh, karena pelatih atau instruktur Anda perlu melihatnya untuk menilai Anda,” kata Conni Ponturo, pendiri Absolute Pilates Upstairs di Woodland Hills, CA. “Apakah tulang belakang memanjang, apakah otot perut aktif, apakah tulang rusuk menonjol, apakah Anda terlalu membebani otot yang salah?”

Dia menambahkan: “Pakaian olahraga saat ini dirancang untuk membantu tubuh bergerak dengan lebih baik,” jadi carilah pakaian yang benar-benar pas di tubuh Anda, dan yang membuat Anda merasa nyaman—tampil menarik hanyalah bonus.

 

https://www.aikasportswear.com/tanks/


Waktu posting: 13 Agustus 2020